Sekolah merupakan wadah bagi setiap warga sekolah untuk terus mengasah setiap
kemampuan dan karakter. Maka diperlukan sekolah yang aman, nyaman dan
menyenangkan bagi semua warga sekolah khususnya murid di dalam belajar. Sekolah
tersebut terhindar dari segala macam bentuk penindasan, bulliying, kekerasan dan
pemaksaan terhadap warga sekolah khususnya peserta didik. Sekolah tersebut akan
berusaha sekuat tenaga untuk menciptakan suasana yang penuh dengan kehamonisan
dan pembiasaan positif. Tetapi pada kenyataannya di lingkungan sekolah belum
memberikan kenyamanan kepada peserta didik, karena terdapat peraturan yang di
buat oleh seorang guru yang hanya bersifat sebagai hukuman kepada peserta didik.
Peserta didik menghindari pelanggaran karena takut dikucilkan. Peserta didik
menantaati peraturan karena takut dihukum atau menerima konsekuensi yang berat
dan dapat menurun nama baiknya. Akibatnya peserta didik melakukan kebaikan hanya
pada saat di sekolah atau hanya pada saat di depan orang yang lain seperti di
depan Guru dan yang lainnya. Keteraturan yang mereka lakukan tidak berasal dari
kesadaran dan lubuh hati. Keteraturan tersebut bukanlah sebuah kebiasaan akan
tetapi ketakutan dan mencari perhatian. Untuk itu, sekolah sudah harus berusaha
menciptakan iklim pendidikan yang mampu membawa perubahan yang membiasakan
setiap warganya untuk melakukan tindakan yang timbul dari dalam hati sendiri
bukan karena hukuman. Pembiasaan positif yang merupakan budaya positif akan
menjadi budaya sekolah. Budaya disiplin positif dapat menumbuhkan berbagai
potensi dan karakter dalam setiap murid sesuai dengan profil pelajar Pancasila.
Untuk menimbulkan motivasi intrinsik dalam diri murid maka perlu ada kegiatan
yang bisa dilakukan. Salah satu cara untuk menumbuhkan motivasi dari diri
sendiri setiap murid dalam disiplin positif adalah keyakinan kelas. Dari yang
tertulis di atas mengarahkan kita sebagai guru untuk menentukan langkah yang
harus kita tempuh sehingga tercipta budaya positif di lingkungan sekolah yaitu
1. Disiplin Positif dan Nilai-nilai Kebajikan Universal
2. TeoriMotivasi,
Hukuman dan Penghargaan
3. Keyakinan Kelas
4. Kebutuhan Dasar Manusia dan Dunia
Berkualitas
5. PosisiKontrol
6. Segitiga Restitusi
Untuk lebih lanjut memahami
tentang budaya positif dan contoh yang sudah saya terapkan di dalam kelas dan di
sekolah, silakan klik berikut :
disini
Terima kasih..
Selamat berkarya bagi anak bangsa
Salam Guru Penggerak Tergerak,
Bergerak dan Menggerakkan
Tuhan Memberkati
#cgpangakatan7
#kab.tanatoraja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar